“DR. Umar, saya begitu terkejut mendengarkan jawaban dari Dr. TGB. Muhammad Zain…

Berikut info yang bersumber dari fanspage Middle East Update yang bertajuk “DR. Umar, saya begitu terkejut mendengarkan jawaban dari Dr. TGB. Muhammad Zain….

Tolong berkomentar dengan sopan dan jauhi adu argumentasi dan caci maki.


“DR. Umar, saya begitu terkejut mendengarkan jawaban dari Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi ini (dimaksudkan TGB) yang notabene berasal dari Asia bagian timur. Mengapa bisa persis jawabannya seperti kita yang di Arab? Sungguh kita melihat cahaya harapan dari mereka”.

Ungkap presenter Al-Ghad TV usai mendengar jawaban lugas dari TGB dalam liputan wawancara tentang konferensi Penyelematan Baitul Maqdis di ACC hari ini.

Bagaimana jalannya dialog berbahasa Arab antara presenter Al-Ghad TV bersama TGB dan Dr. Umar Al-Hurub, Anggota Majelis Gerakan Revolusi Pembebasan ?
_________________________

Q: “Dr. Muhammad, apakah 250 Juta jiwa masyarakat Indonesia mengetahui permasalahan Al-Quds ini?”

TGB: “Isu tentang Palestina tentu saja selalu terpatri di hati masyarakat Indonesia. Dilatar belakangi peristiwa historis, ketika 1945 Indonesia sangat membutuhkan pengakuan de facto dari negara-negara di dunia akan kemerdekaannya. Saat yang lain terdiam, Palestina dan Mesir adalah negara pertama yang mempionir pengakuan itu. Selama 82 tahun itulah, jalinan hubungan Indonesia dan Palestina sangat kuat.

Di antara bentuk simpati Indonesia atas permasalahan saudaranya di Palestina ini, melalui pendidikan tentang kedaulatan Palestina yang terdapat di kurikulum pendidikan sekolah dasar dan menengah, materi pelajaran menanamkan kepada anak didik bahwa segala penjajahan di atas muka bumi ini harus dihapuskan.

Di antara negara yang masih menanggung derita penjajahan itu adalah Palestina. Tentu kami sebagai bangsa yang pernah merasakan sakitnya penjajahan selama 350 tahun akan selalu ada di barisan mereka.”

Q: “Bagaimana menurut anda tentang pengadaan konferensi ini?”

TGB: “Sebelumnya, pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo selalu menegaskan secara resmi bahwa Indonesia akan selalu bersama Palestina. Kami sendiri sering melakukan perkumpulan semacam ini untuk menggagas dan mengakomodir ide untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Oleh karena itu, kedatangan kami pada muktamar ini menggambarkan parsitipasi kami bersama seluruh negara Arab dan semua negara untuk memperjuangkan hak-hak saudara kita. Ini bukan saja tentang hak agama atau negara tertentu, tapi hak kemanusiaan.”

Q: “Apa yang dapat anda petik dari jalannya konferensi ini?”

TGB: “Sesuatu yang sangat membanggakan dalam muktamar ini, semua peserta berbondong datang sebagai ikon berbagai negara, lintas agama, idiologi dan organisasi. Baik Mesir, Yordania, Saudi, Kuwait, ada juga Sekjen Aliansi Gereja Internasional, bahkan dari pihak Yahudi sendiri yang disebut Gerakan Nathura. Semua sepakat bahwa permasalahan ini harus diselesaikan secepat mungkin.

Bagaimana penyelesaian itu? Tentu saja dengan mengembalikan hak kepada pemiliknya, yaitu mengembalikan Baitul Maqdis kepada Bangsa Palestina. Jika masalah ini diulur-ulur penuntasannya, maka merambah pengaruh negatifnya ke berbagai sisi, memicu perpecahan, bahkan kami di Indonesia yang jauh turut merasakan imbas atas musibah saudara kami ini.”

Q: “Adakah hal out of the box (Kharij al-Sunduq) yang anda temukan dalam acara konferensi ini?”

TGB: “Sangat banyak untuk disebutkan. Namun di akhir yang menakjubkan, ketika Hakhom Meirhers dari pihak Yahudi usai menyampaikan kalimat berapi-apinya beliau memekikkan takbir “Allahu Akbar” sebanyak tiga kali”.

Video selengkapnya bersama TGB dapat dilihat mulai dari menit 1.46.00 di: https://www.facebook.com/alghadtv/videos/787259428128920/

(Terj: Zein)

source video : Cordova Media[fb_vid id=”1568276853259491″]

info ini bersumber di source

Semoga artikel yang bertajuk “DR. Umar, saya begitu terkejut mendengarkan jawaban dari Dr. TGB. Muhammad Zain… ini menghasilkan kebaikan bagi kita semua.

Apabila ditemukan perkara yang kurang elok mohon laporkan Admin melalui link “Lapor” pada menu atas. Terima Kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *